• Kusen Aluminium
  • Pintu Aluminium
  • Jendela Aluminium
  • Renovasi
  • Besi
    • Pagar Besi
  • Blog
Pintu Aluminium Bekasi Pintu Aluminium Bekasi
  • Kusen Aluminium
  • Pintu Aluminium
  • Jendela Aluminium
  • Renovasi
  • Besi
    • Pagar Besi
  • Blog
AA1ObXLY 1
  • 01/11/2025
  • Blog

Kementerian PU Uji Kekuatan Bangunan Dua Ponpes



JAKARTA — Setelah terjadinya tragedi ambruknya Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny di Sidoarjo, Jawa Timur, Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melakukan pengecekan terhadap keandalan bangunan beberapa ponpes besar di wilayah Jawa. Pemeriksaan dilakukan pada Ponpes Mamba’ul Ma’arif Denanyar di Kabupaten Jombang dan Ponpes Lirboyo di Kota Kediri, pada hari Kamis (9/10/2025).

Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo menyampaikan dukungan penuh untuk pengecekan tersebut dengan mengerahkan tim dari jajaran Direktorat Jenderal (Ditjen) Cipta Karya yang tersebar di seluruh Indonesia.

“Tim dari Ditjen Cipta Karya tersebar di seluruh Indonesia. Sehingga, harapannya kita bisa cepat dalam melakukan pengecekan,” ujar Dody dalam siaran pers, Jumat (10/10/2025).

Direktur Jenderal (Dirjen) Cipta Karya Kementerian PU Dewi Chomistriana menambahkan bahwa pengecekan ini merupakan instruksi Presiden kepada Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) Muhaimin Iskandar atau Cak Imin dan Dody.

“Kami diminta untuk melakukan pengecekan terhadap keandalan bangunan di sejumlah pondok pesantren,” lanjutnya.

Aspek Tambahan Bangunan

Pengecekan tidak hanya berfokus pada keandalan struktur bangunan, tetapi juga memperhatikan aspek penambahan bangunan-bangunan yang ada di dalam ponpes. Salah satu ponpes yang diperiksa adalah Ponpes Mamba’ul Ma’arif Denanyar Jombang, yang berdiri sejak tahun 1917. Ponpes ini merupakan salah satu lembaga pendidikan Islam tertua dan terbesar di Jombang.

Ponpes ini memiliki total 4.500 santri, di antaranya 2.500 santri tinggal di asrama. Saat ini, sedang dibangun Sanitasi LPK berupa 6 bilik mandi cuci kakus (MCK), tempat wudhu, tempat cuci tangan, tempat cuci bersama, Instalasi Pengolahan Air Limbah Domestik (IPALD) 1 unit serta menara air 1 unit.

Proyek ini dilaksanakan dengan metode swakelola tipe IV dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) sejak 1 Oktober 2025 hingga 30 Desember 2025 dengan anggaran sebesar Rp 250 juta.

Dewi juga meninjau Ponpes Lirboyo yang berlokasi di Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri. Ponpes ini memiliki sekitar 52.000 santri. Saat ini, sedang dilakukan konstruksi berupa gedung madrasah putra (4 lantai), ruang serba guna serta kamar mandi dan ruang penginapan santri.

Untuk Ponpes Lirboyo Kota Kediri, perencanaan bangunannya sudah baik, hanya saja ada beberapa bagian yang perlu diperkuat, terutama dinding.

“Tadi kami sudah memberikan sedikit rekomendasi kepada tukang yang sedang bekerja agar meningkatkan kualitasnya,” kata Dirjen Dewi.

Pelatihan Santri di Bidang Konstruksi

Selain itu, Kementerian PU akan melatih para santri yang tertarik di bidang konstruksi. Hal ini bertujuan agar kompetensi mereka dapat terjamin karena telah memiliki sertifikat dan secara legal bisa membantu pekerjaan di bidang konstruksi.

Prev PostProyek Rp10,4 Miliar Warisan Hengky Kurniawan Diresmikan Pemkab Bandung Barat
Next PostPintu Aluminium Produsen Langsung di Kebayoran Baru Jakarta Selatan

Leave a Comment Cancel Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Surya Cipta Aluminium

Jl. Wibawa Mukti II No.66, RT.003/RW.009, Jatiasih, Kec. Jatiasih, Kota Bekasi, Jawa Barat 17423

Tlp. 0812 1314 434

  • Kusen Aluminium
  • Pintu Aluminium
  • Jendela Aluminium
  • Renovasi
  • Besi
    • Pagar Besi
  • Blog
  • Kebijakan Privacy
  • Tentang Kami
Copyright 2025 PRAKOM Digital Optimizer, All rights reserved.